SUPIORI — Lomba mancing nasional di Kabupaten Supiori, Papua, dipastikan menyediakan tiga kategori utama yang memperebutkan gelar juara. Ketua Panitia Lomba Mancing, Aldy, mengatakan kategori tersebut meliputi ikan khusus marlin terberat, ikan terberat secara umum, dan ikan terbanyak, masing-masing dengan juara 1, 2, dan 3.
"Saya mengajak masyarakat luas untuk datang ke Supiori menikmati keindahan alam sambil mengikuti lomba memancing dan menjamin suasana bakal seru, bahkan peluang mendapatkan ikan dalam jumlah banyak, terutama ikan marlin," ujar Aldy, Selasa (8/9/2026).
Dua Teknik Memancing yang Dipertandingkan
Panitia membagi metode memancing dalam dua kategori. Pertama, mancing tradisional yang mengandalkan alat sederhana. Kedua, mancing menggunakan joran atau alat pancing modern.
Menurut Aldy, pembagian ini sengaja dibuat agar event menjangkau semua kalangan masyarakat. Nelayan tradisional hingga pemancing profesional bisa berkompetisi setara di perairan Supiori.
Biaya Pendaftaran Masih Dikaji Panitia
Panitia belum mengumumkan besaran biaya pendaftaran peserta. Aldy menyebut saat ini timnya masih dalam tahap perkenalan kegiatan ke publik.
"Lomba mancing ini dikenakan biaya pendaftaran untuk para peserta, namun untuk sementara besaran biaya belum bisa diumumkan," katanya.
YouTuber Jadi Magnet Promosi Wisata Bahari
Kehadiran YouTuber pemancing terkenal diharapkan menarik perhatian nasional terhadap potensi laut Supiori. Aldy menambahkan, konten yang dihasilkan para kreator konten itu bakal memperluas jangkauan promosi wisata bahari kabupaten tersebut.
Pemkab Supiori menargetkan event ini tidak sekadar kompetisi tahunan. Kegiatan itu juga dirancang menggerakkan ekonomi warga melalui sektor pariwisata dan UMKM lokal.
Supiori selama ini dikenal memiliki perairan yang kaya ikan, termasuk marlin yang menjadi incaran pemancing profesional. Dengan event berskala nasional, daerah ini diharapkan semakin dikenal sebagai destinasi wisata bahari unggulan di Papua.