JAYAPURA — Nama Korneles Howay langsung mencuat setelah laga pembuka Pegadaian Championship 2026/2027. Pemuda kelahiran Manokwari, Papua Barat, itu mengemas dua gol ke gawang Persipura Jayapura dan membawa Barito Putera menang 3-2 di Stadion 17 Mei Banjarmasin.
Gol pertama lahir pada menit ke-22. Pada babak kedua, tepatnya menit ke-65, Korneles kembali mencatatkan namanya di papan skor. Dua gol itu cukup membuatnya dinobatkan sebagai Player of the Match.
Jejak dari SSB Doberay Manokwari
Dua gol di laga debut bukan hasil instan. Korneles dibesarkan lewat sepak bola akar rumput Papua, tepatnya di SSB Doberay Manokwari, sebelum akhirnya bergabung dengan Barito Putera melalui jalur kompetisi kelompok umur.
Ketajamannya sudah terlihat sejak level junior. Pada kompetisi EPA U-19, ia mencatat 9 gol dari 8 penampilan, dengan 30 tembakan dan 24 di antaranya tepat sasaran, plus tiga assist. Data itu berasal dari Liga Indonesia Baru.
Catatan tersebut menjadi dasar bagi Barito Putera memberi Korneles kesempatan menembus tim senior.
Deretan Prestasi di Level Usia Muda
Perjalanan Korneles di level junior juga diwarnai sejumlah pencapaian. Ia disebut pernah menjadi pencetak gol terbanyak pada beberapa kompetisi di Papua Barat, termasuk Piala Soeratin dan LPI Papua Barat.
Selain itu, ia sempat memperkuat Persekam Kabupaten Malang di Liga 4 Jawa Timur. Pengalaman itu menambah jam terbangnya sebelum akhirnya menembus kompetisi nasional.
Debut Melawan Klub Bersejarah Tanah Papua
Debut Korneles menghadapi Persipura Jayapura punya makna tersendiri. Klub itu memiliki sejarah panjang dan basis suporter besar di Tanah Papua.
Korneles mengaku tidak menyangka bisa mencetak dua gol dalam pertandingan debutnya. Ia menegaskan akan terus bekerja keras untuk meraih kemenangan bersama Barito Putera.
Tantangan Berikutnya
Kisah Korneles menjadi gambaran bahwa Papua tidak pernah kehabisan talenta sepak bola. Dari lapangan-lapangan di Manokwari, ia kini menginjak panggung profesional nasional.
Tantangan berikutnya bukan lagi soal satu pertandingan. Korneles harus membuktikan bahwa dua gol tersebut merupakan awal dari perjalanan panjangnya sebagai salah satu penyerang muda Papua yang mampu bersaing di level nasional.