Pencarian

Percepat Kemandirian Desa, Pemprov Papua Fokus Perluas Jangkauan Koperasi Merah Putih hingga Pelosok Kampung

Senin, 09 Februari 2026 • 11:46:03 WIB
Percepat Kemandirian Desa, Pemprov Papua Fokus Perluas Jangkauan Koperasi Merah Putih hingga Pelosok Kampung
Gubernur Papua Matius Fakhiri fokus memperluas jangkauan Koperasi Merah Putih hingga pelosok kampung.

JAYAPURA – Pemerintah Provinsi Papua kini tengah mengarahkan fokus pembangunan ekonomi kerakyatan melalui perluasan manfaat Koperasi Merah Putih. Langkah strategis ini diambil guna memastikan kehadiran koperasi benar-benar menjadi motor penggerak ekonomi lokal dan instrumen pemberdayaan masyarakat hingga ke tingkat kampung.

Komitmen ini ditegaskan oleh Gubernur Papua, Matius Fakhiri, usai melakukan pertemuan koordinasi dengan Wakil Menteri Koperasi, Farida Farichah, di Jakarta pada Kamis (5/2/2026). Pertemuan tersebut membahas penguatan implementasi Koperasi Merah Putih sebagai salah satu program prioritas nasional di Tanah Papua.

Tantangan Distribusi di 999 Kampung

Meskipun Papua memiliki sebaran 999 kampung yang telah diupayakan memiliki wadah koperasi, implementasi skema Koperasi Merah Putih saat ini masih tergolong minim. Hingga awal tahun 2026, baru tercatat 10 gerai yang beroperasi dan tersebar di tiga kabupaten/kota.

"Kami ingin memastikan bahwa koperasi ini tidak hanya eksis secara administratif di atas kertas, tetapi benar-benar berfungsi secara fungsional dan memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat di kampung-kampung," ujar Matius Fakhiri.

Pusat Distribusi dan Usaha Produktif

Koperasi Merah Putih dirancang dengan konsep yang komprehensif, yakni sebagai:

Pusat Distribusi: Menjamin kelancaran pasokan kebutuhan pokok masyarakat dengan harga terjangkau.

Pusat Usaha Produktif: Menjadi wadah bagi masyarakat kampung untuk mengembangkan potensi usaha lokal.

Untuk mempercepat target tersebut, Gubernur meminta keterlibatan aktif dari seluruh kepala daerah di tingkat kabupaten dan kota. Pemprov Papua akan segera mengoordinasikan jajaran Bupati dan Wali Kota guna memastikan kesiapan infrastruktur dan sumber daya di wilayah masing-masing.

Kawal Melalui Pendampingan Lapangan

Dinas Koperasi Provinsi Papua juga mendapatkan instruksi khusus untuk lebih proaktif dalam melakukan pengawalan program. Hal ini mencakup pendampingan teknis bagi pengurus koperasi serta pemantauan rutin di lapangan agar operasional koperasi tetap akuntabel dan produktif.

"Keberhasilan Koperasi Merah Putih akan menjadi fondasi kokoh bagi kemandirian ekonomi kampung. Kami berharap manfaat program ini bisa segera dirasakan secara luas oleh seluruh masyarakat Papua," pungkas Gubernur.

Bagikan
Sumber: PapuaProv

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks