Pencarian

Dealer GMC di New York Gugat General Motors Rp 240 Miliar Akibat Jatah Mobil Terus Dipangkas

Kamis, 18 Juni 2026 • 23:24:31 WIB
Dealer GMC di New York Gugat General Motors Rp 240 Miliar Akibat Jatah Mobil Terus Dipangkas
Dealer Sun GMC di New York menggugat General Motors terkait pemangkasan jatah mobil baru.

PAPUA — Gugatan yang diajukan Sun GMC ke pengadilan membuka praktik alokasi kendaraan yang kerap menjadi ganjalan hubungan dealer dengan pabrikan otomotif. Dealer yang berlokasi di Wantagh, New York, ini mengklaim pasokan mobil barunya terus menyusut drastis dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2017, Sun GMC mendapat jatah sekitar 1.200 unit. Angka itu terus merosot hingga hanya tersisa 501 unit untuk tahun 2025.

Jatah Menyusut, Target Penjualan Tetap Tinggi

Menurut dokumen gugatan yang dikutip Automotive News, GM dinilai "salah dan sengaja membuat dealer kelaparan stok" hingga menyebabkan kerugian bisnis yang tidak bisa diperbaiki. Alih-alih menambah pasokan, GM justru menyuruh Sun GMC membeli mobil dari dealer lain—yang otomatis lebih mahal—lalu menjualnya ke konsumen dengan harga lebih tinggi.

Yang lebih mencengangkan, meski Sun GMC menjual 99 persen dari jatah unit yang diberikan, GM tetap menganggap dealer ini berkinerja buruk. Akibatnya, alokasi tahun berikutnya justru dipangkas lagi. Kondisi ini menciptakan lingkaran setan: stok sedikit menyebabkan penjualan rendah, dan penjualan rendah membuat pabrikan makin enggan mengirim unit baru.

Dealer Terpaksa Isi Showroom dengan Mobil Bekas

Untuk menyiasati showroom yang nyaris kosong, Sun GMC mengaku terpaksa memajang mobil bekas di area yang seharusnya untuk kendaraan baru. Langkah ini jelas tidak ideal dan bisa merusak citra dealer di mata pelanggan. "Ini mengancam kemampuan dealer untuk terus beroperasi," tulis pengacara Sun GMC dalam gugatannya.

Sistem alokasi memang dirancang berbasis performa: dealer yang menjual banyak unit akan mendapat jatah lebih besar. Namun dalam praktiknya, pabrikan kerap menggunakan sistem ini sebagai alat tekan. Faktor seperti skor kepuasan pelanggan yang rendah, kebersihan showroom, atau renovasi bangunan yang dianggap tidak sesuai standar bisa membuat jatah unit mendadak kering.

Pelajaran untuk Pasar Otomotif Indonesia

Kasus Sun GMC vs GM ini menjadi gambaran nyata betapa timpangnya hubungan dealer dengan pabrikan di negara mana pun. Di Indonesia, sistem alokasi serupa juga diterapkan oleh berbagai ATPM. Dealer yang "bandel" atau dianggap tidak memenuhi standar franchise bisa mendadak kelaparan stok, sementara dealer lain kebanjiran unit meski performa penjualannya tak jauh berbeda.

Bagi konsumen, gugatan ini setidaknya menjelaskan mengapa beberapa dealer kadang kesulitan menyediakan varian atau warna tertentu. Bukan karena mereka tidak mau jual, tapi karena jatah dari pabrik memang terbatas. Sun GMC kini menuntut ganti rugi US$15 juta dan meminta pengadilan memerintahkan GM mengirim pasokan yang cukup sesuai permintaan pasar.

Bagikan
Sumber: thedrive.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks