JAYAPURA — Bupati Nduga Yoas Beon menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan strategi jangka panjang untuk membangun kemandirian sektor kesehatan di daerahnya. Bukan sekadar membangun puskesmas atau rumah sakit, pemerintah kini fokus pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) kesehatan agar pelayanan bisa berkelanjutan.
Program Magang Pra-Spesialis Jadi Jembatan
Kesepakatan antara Pemkab Nduga dan RS Unhas diwujudkan melalui penandatanganan perjanjian kerja sama, Jumat (3/7) lalu. Salah satu poin utamanya adalah program magang pra-pendidikan spesialis bagi dokter muda asal Nduga.
"Anak-anak Nduga harus memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi dokter spesialis. Ini agar pelayanan kesehatan di daerah semakin maju dan mandiri," ujar Bupati Yoas Beon di Jayapura, Rabu.
Melalui program ini, para dokter muda akan menjalani pembinaan dan persiapan matang sebelum benar-benar melanjutkan pendidikan spesialis di rumah sakit pendidikan. Dengan begitu, mereka tidak hanya siap secara akademik, tetapi juga adaptif dengan tantangan medis di lapangan.
Mengapa Nduga Sangat Membutuhkan Dokter Spesialis?
Kabupaten Nduga dikenal memiliki medan yang sulit dijangkau. Akses transportasi terbatas, kontur pegunungan, dan jarak antar distrik yang jauh membuat distribusi tenaga kesehatan menjadi