JAYAPURA — Pemkot Jayapura mengalokasikan bantuan seragam sekolah untuk semua siswa baru di jenjang TK, SD, SMP, dan SMA negeri. Kebijakan ini diumumkan Wali Kota Rustan Saru, Jumat, sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan belajar yang ramah anak.
Program Tambahan: Insentif untuk Guru Agama dan TPA
Selain seragam gratis, pemerintah kota juga memberikan insentif bagi guru sekolah minggu, guru agama, dan guru Taman Pendidikan Al Quran (TPA). Menurut Rustan, langkah ini merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi mereka dalam mendidik anak-anak di luar jam sekolah formal.
Wali Kota: Stop Kekerasan di Sekolah
"Kami tidak ingin di sekolah ada kekerasan, intimidasi, atau tindakan yang membuat anak takut untuk datang ke sekolah," tegas Rustan dalam keterangan yang diterima Antara. Ia menambahkan bahwa anak-anak harus diberikan ruang untuk menyampaikan pendapat, berekreasi, dan mengembangkan diri.
Pemkot juga mendorong penyediaan fasilitas bermain di lingkungan pemerintahan, kampung, dan kelurahan. Semua ini, kata Rustan, sebagai bagian dari mewujudkan Jayapura sebagai kota layak anak.
Orang Tua Dimita Kawal Penggunaan Gawai dan Gizi Anak
Rustan mengingatkan bahwa keluarga merupakan sekolah pertama bagi anak-anak. Ia meminta para orang tua memenuhi kebutuhan gizi, mengawasi perkembangan anak, dan terus mendampingi penggunaan gawai agar anak bertumbuh dalam lingkungan yang sehat dan positif.
Bunda PAUD Ajak Orang Tua Ikutkan Anak ke PAUD
Bunda PAUD Kota Jayapura Nerlince Rollo mengajak seluruh orang tua memastikan anak usia dini mengikuti pendidikan PAUD sebagai bagian dari program wajib belajar 13 tahun. "Pendidikan anak usia dini merupakan fondasi utama yang menentukan keberhasilan anak pada jenjang pendidikan selanjutnya," ujarnya. Nerlince menegaskan bahwa hak setiap anak adalah mendapatkan kesempatan belajar sejak dini, demi melahirkan generasi Papua yang cerdas.