Pencarian

Enam Warga Resmi Bergabung dengan Gereja Katolik di Merauke, Tiga dari Denominasi Protestan

Minggu, 14 Juni 2026 • 12:41:31 WIB
Enam Warga Resmi Bergabung dengan Gereja Katolik di Merauke, Tiga dari Denominasi Protestan
Enam warga resmi bergabung dengan Gereja Katolik Santa Theresia Buti-Merauke dalam misa Minggu, 14 Juni 2026.

MERAUKE — Enam orang resmi menjadi bagian dari Gereja Katolik Santa Theresia Buti-Merauke dalam sebuah misa yang berlangsung pada Minggu (14/6/2026). Peristiwa itu bertepatan dengan penerimaan komuni pertama bagi 95 anak di paroki setempat.

Dari total enam orang tersebut, tiga di antaranya merupakan warga yang sebelumnya menganut agama Protestan. Mereka yang berpindah keyakinan adalah Helena Rosalina Samkakai, Johan Marlay, dan satu warga lain yang tidak disebutkan namanya.

Tiga Warga Dewasa Dibaptis Bersamaan

Selain perpindahan iman, tiga warga dewasa lainnya menjalani sakramen baptis. Mereka adalah Yohanes Kumbu Balagaize, Hilarius Telyarubun, serta Emma Appia Frederika Koel. Ketiganya dibaptis langsung oleh Pastor Simon Petrus Matruty.

Seluruh peserta—baik yang pindah maupun yang dibaptis—tampak mengenakan baju putih seragam. Mereka memegang lilin di tangan masing-masing, didampingi oleh saksi-saksi yang mendampingi prosesi.

Janji Kesetiaan Diucapkan di Depan Ratusan Umat

Dalam rangkaian acara, Pastor Simon Petrus Matruty melontarkan serangkaian pertanyaan kepada keenam orang tersebut. Salah satu pertanyaan yang diajukan: "Bersediakah saudara-saudari untuk dengan tekun dan setia mengikuti Kristus Putra Allah yang menjadi manusia bagi kita?"

Mereka serempak menjawab, "Ya, kami bersedia." Pertanyaan lanjutan menyangkut kesediaan melaksanakan perintah Tuhan, terutama cinta kasih kepada Allah dan sesama, juga dijawab dengan pernyataan kesediaan yang sama.

Setelah pengucapan janji, mereka diberi kesempatan menghadap ke arah ratusan umat yang memadati gereja. Prosesi itu bertujuan agar jemaat mengenali anggota baru paroki Santa Theresia Buti-Merauke.

Peristiwa ini menjadi catatan tersendiri bagi Gereja Katolik di wilayah tersebut. Perpindahan warga Protestan ke Katolik di Papua bukanlah fenomena baru, tetapi tetap menjadi momen yang dianggap penting oleh komunitas setempat.

Bagikan
Sumber: suryapapua.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks