MERAUKE — Tim gabungan yang terdiri dari Pertamina, Dinas Perhubungan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas ESDM Provinsi Papua Selatan, Satlantas Polres Merauke, Satreskrim Polres Merauke, Satpol PP, dan Hiswana Migas DPC Papua Selatan menggelar sidak di tiga SPBU di wilayah setempat. Hasilnya, lima unit kendaraan terindikasi melakukan pelanggaran dalam pembelian BBM bersubsidi.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Ispiani Abbas menjelaskan, pelanggaran yang ditemukan beragam. Mulai dari penggunaan barcode yang tidak sesuai dengan kendaraan hingga modifikasi tangki kendaraan.
Modus Pelanggaran di SPBU Merauke
“Kami menemukan kendaraan dengan tangki yang dimodifikasi dan penggunaan barcode yang tidak sesuai,” kata Ispiani di Jayapura, Rabu. Modus-modus ini menjadi celah yang kerap dimanfaatkan untuk membeli BBM subsidi melebihi kuota atau oleh pihak yang tidak berhak.
Sebagai tindak lanjut, Pertamina langsung memblokir barcode kelima kendaraan tersebut. Langkah ini untuk mencegah potensi penyalahgunaan berulang. Sementara itu, aparat terkait di lokasi melakukan penanganan sesuai kewenangan masing-masing.
Pengawasan Diperketat Lewat Digitalisasi SPBU
Ispiani menegaskan, pihaknya tidak akan mentolerir pelanggaran. Selain sidak, Pertamina terus memperkuat pengawasan melalui digitalisasi SPBU dan implementasi Program Subsidi Tepat. Sanksi tegas juga akan diberikan kepada SPBU yang terbukti terlibat dalam penyaluran BBM yang tidak sesuai aturan.
“Kami berkomitmen menjaga distribusi energi agar berjalan transparan, akuntabel, dan tepat sasaran sehingga manfaat subsidi dapat dirasakan oleh masyarakat yang berhak,” ujarnya.
Kolaborasi Lintas Instansi untuk Awasi BBM Subsidi
Sidak ini merupakan bagian dari upaya bersama mengawal distribusi BBM subsidi di wilayah Merauke. Dengan melibatkan banyak instansi, pengawasan diharapkan lebih ketat dan praktik curang bisa diminimalkan.
“Kami serahkan penanganan kepada masing-masing instansi sesuai kewenangannya. Kami juga mengapresiasi kolaborasi seluruh pihak dalam mengawal distribusi BBM subsidi di wilayah Merauke,” tambah Ispiani.