JAYAPURA — Wali Kota Jayapura Abisai Rollo meluncurkan Aplikasi Smart City di lingkungan Pemkot Jayapura pada Jumat (31/7/2026). Aplikasi ini dirancang untuk merangkum seluruh data dari perangkat daerah dalam satu dashboard terpadu.
Abisai menyebut akurasi data menjadi fondasi dalam perencanaan pembangunan kota. Tanpa data yang valid, berbagai usulan program kepada pemerintah pusat berpotensi terhambat.
Data Akurat Jadi Syarat Utama Usulan Bantuan ke Pusat
Menurut Abisai, ketersediaan data yang lengkap merupakan prasyarat penting dalam mengajukan berbagai program dan bantuan kepada pemerintah pusat. Ia meminta seluruh OPD bekerja aktif menyiapkan data.
"Saya berharap seluruh OPD bekerja aktif menyiapkan data. Setiap usulan bantuan kepada pemerintah pusat selalu membutuhkan data yang valid. Karena itu, seluruh kegiatan pembangunan di Kota Jayapura ke depan harus berbasis data," ujarnya dalam keterangan yang diterima di Jayapura, Sabtu (1/8/2026).
Abisai menambahkan, aplikasi tersebut akan melayani kebutuhan informasi secara cepat dan menjadi dasar pengambilan keputusan. Integrasi data dari semua perangkat daerah dinilai mampu menciptakan satu pusat data yang terpadu.
Fitur Pemantauan Sentimen Publik dari Media Sosial
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Jayapura Dionisius Deda menjelaskan, aplikasi ini tidak hanya menampilkan data pembangunan. Sistem juga mampu memantau sentimen publik terhadap penyelenggaraan pemerintahan melalui berbagai platform media sosial.
"Aplikasi tersebut mampu menampilkan berbagai informasi dari media sosial untuk memantau sentimen publik terhadap penyelenggaraan pemerintahan. Informasi tersebut dapat menjadi bahan evaluasi bagi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat," jelas Deda.
Seluruh data dari OPD telah diminta secara khusus oleh Dinas Kominfo untuk ditampilkan dalam satu dashboard terpadu. Pimpinan daerah dapat memantau perkembangan informasi secara real time.
Pengaduan Publik Bakal Terintegrasi dan Transparan
Deda mengungkapkan, pihaknya tengah mengembangkan fitur pengaduan publik secara langsung melalui aplikasi. Setiap laporan masyarakat akan diteruskan kepada OPD teknis yang berwenang untuk ditindaklanjuti.
"Kita saat ini tengah mengembangkan fitur pengaduan publik secara langsung melalui aplikasi. Setiap laporan akan diteruskan kepada OPD teknis yang berwenang untuk ditindaklanjuti, sedangkan proses penanganannya dapat dipantau secara terbuka oleh masyarakat," pungkasnya.
Dengan sistem ini, proses penanganan setiap aduan dapat dipantau secara terbuka oleh masyarakat. Pemkot Jayapura menargetkan seluruh layanan pemerintahan berbasis data dapat berjalan optimal pada tahun pertama implementasi.