SARM I — Ratusan warga Kampung Waaf, Distrik Toor Atas, Kabupaten Sarmi, Papua, mendapat akses layanan kesehatan gratis dalam bakti sosial yang digelar Satgas Operasi Damai Cartenz (ODC) bersama Polres Sarmi. Kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan tetapi juga memberikan pelayanan kemanusiaan.
Kasatgas Humas ODC Kombes Yusuf Sutejo di Jayapura, Jumat, mengatakan, bakti sosial tersebut mengerahkan personel subsatgas kesehatan yang dipimpin Iptu dr. Chintiya Widodo, dibantu personel Polres Sarmi.
Layanan Kesehatan yang Diberikan
Pelayanan kesehatan yang diberikan meliputi pemeriksaan kesehatan umum, konsultasi medis, hingga pemberian obat-obatan kepada masyarakat. Selain itu, personel gabungan juga membagikan bingkisan kepada anak-anak sebagai bentuk kepedulian dan upaya mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat setempat.
“Melalui kegiatan baksos, Satgas ODC ingin memastikan kehadiran Polri benar-benar dapat dirasakan manfaatnya karena tugasnya tidak saja menjaga situasi keamanan, tetapi juga memberikan pelayanan kemanusiaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat," kata Kombes Yusuf.
Apresiasi dari Pemerintah Kampung
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Kampung Waaf, Distrik Toor Atas, Martina Uduas, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada personel Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 dan Polres Sarmi. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus ditingkatkan jangkauannya agar lebih banyak warga yang terbantu.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Satgas Operasi Damai Cartenz dan Polres Sarmi atas pelayanan yang diberikan dan berharap pelayanan seperti ini terus ditingkatkan sehingga lebih banyak menjangkau masyarakat," ujar Martina Uduas.
Komitmen Hadir di Tengah Masyarakat Papua
Kegiatan bakti sosial ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Satgas Operasi Damai Cartenz dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat Papua. Kehadiran personel gabungan di Distrik Toor Atas diharapkan dapat memperkuat sinergi antara aparat keamanan dan warga dalam menjaga kondusivitas wilayah.
Bagi warga yang membutuhkan akses kesehatan, kegiatan ini menjadi salah satu kanal bantuan yang dihadirkan langsung oleh pemerintah melalui aparat keamanan. Hal ini sekaligus menegaskan bahwa tugas pengamanan tidak berjalan sendiri, melainkan beriringan dengan upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah terpencil.