MANOKWARI — Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, menyatakan pembangunan Papua Barat hanya terwujud jika aparatur bekerja tulus dan berdedikasi. Pernyataan itu disampaikan dalam sambutannya usai mengikuti ibadah bersama lintas iman di lobi kantor Gubernur Papua Barat, Senin (10/8/2026). Kegiatan ini dihadiri jajaran ASN, pengurus PGGP, FKUB, pimpinan denominasi gereja, serta MUI Papua Barat.
Menurut Gubernur, ibadah bersama bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan momentum untuk meneguhkan kembali spiritualitas dalam bekerja. “Pembangunan Papua Barat yang kita cita-citakan hanya terwujud jika kita bekerja tulus, berdedikasi, dan menempatkan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi maupun golongan,” ujar Mandacan.
Semangat Toleransi dan Persaudaraan
Gubernur menegaskan kebersamaan lintas iman yang terjalin melalui kegiatan ini merupakan cerminan semangat persaudaraan dan toleransi yang menjadi jati diri masyarakat Papua Barat. Ia mengajak seluruh elemen menjaga semangat tanah Papua yang penuh damai dan kasih.
“Semangat tanah Papua yang penuh damai dan kasih patut kita jaga dan wariskan kepada generasi mendatang sebagai kekuatan persatu bangsa di Tanah Papua,” tandas Mandacan.
Komitmen Pelayanan Publik
Kegiatan ibadah bersama ini menjadi pengingat bagi ASN untuk mengedepankan nilai kejujuran, integritas, dan kasih dalam setiap tugas pelayanan kepada masyarakat. Gubernur berharap komitmen tersebut tidak hanya berhenti pada seremoni, tetapi terinternalisasi dalam kinerja harian aparatur.
Pemprov Papua Barat menargetkan peningkatan kualitas layanan publik sebagai prioritas utama. Melalui pembinaan spiritual yang berkelanjutan, Gubernur memastikan seluruh jajaran ASN senantiasa menjaga profesionalisme dan moralitas dalam menjalankan tugas negara.
Kegiatan serupa dijadwalkan berlangsung secara berkala sebagai bagian dari pembinaan mental dan spiritual aparatur. Pemprov Papua Barat berkomitmen menghadirkan pemerintahan yang bersih dan melayani dengan berakar pada nilai-nilai keimanan.